Konveksi Tas Bandung Ungkap Bahan Kulit

Munculnya kesadaran orang-orang jaman dulu akan manfaat bekas kulit binatang hasil buruan buat salah satu ide bagi konveksi tas, untuk dijadikan tas. Sangat berbuah baik untuk sekarang. Namun berbeda dengan saat ini, tas kulit masa lampau itu bermodel sederhana, berrmanfaat luar biasa. What does it mean? Jadi begini, karena pada jaman itu minim  bahkan tak ada  perancang/desainer maka  modelnya sederhana, yang penting bisa dipake, namun walau begitu untuk pemanfaatannya malah lebih banyak, khususnya membawa hasil buruan. Beda dengan sekarang yang banyak desainer, hasil tasnya bagus-bagus, namun kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pamer, atau koleksi saja. Namun itulah yang dinamakan perkembangan jaman, apa apa serba berubah, manusia yang makhluk hidup aja bisa berubah bagaimana dengan tas yang notabenenya benda mati. Bagaimana peran Konveksi Tas Bandung menyikapi hal tersebut?

Konveksi Tas Bandung entah dalam negeri maupun luar negeri, sampai saat ini telah berhasil mengumpulkan beberapa macam jenis material dalam pembuatan tas kulit. Calfskin: bahan  kulit sapi muda, teksturnya tipis, lembut dan halus, satu lagi tidak kaku. Boatskin: bahan kulit terbuat dari kambing yang menawarkan kekuatan, kehalusan, keawetan, dan keringanan lebih baik jika dibandingkan kulit sapi dewasa.Lambskin: Bahan kulit dari domba, memiliki tekstur lebih lembut dibanding calfskin, sehingga banyak digunakan untuk bahan pakaian. Nubuck: jenis kulit dengan tekstur permukaan yang berserabut. Serabut dari kulit ini dihasilkan dari proses ampelas yang dilakukan ke bagian permukaan kulit. Suede: Terbuat dari bagian bawah kulit, bisa kulit apa saja, domba, kambing, sapi, babi, rusa atau anak sapi. Teksturnya lembut dan sedikit berbulu seperti beledu.

Jenis Material Kulit

Selain itu Konveksi Tas Bandung juga menjelasakan material-material ini, Shell Cordovan: Kulit yang sangat padat, keras, dan kuat, dan terbuat dari bokong kuda. Umumnya memiliki hasil akhir yang mengilap. Chamois leather: Terbuat dari kulit chamois, yakni jenis kambing gunung asal Eropa. Kadang juga diketahui sebagai wash-leather, atau shammy. Pigskin: Bahan yang digunakan yaitu dengan kulita babi, tipe kulit yang sedikit lebih kuat dari kanguru. Buffalo Leather :  Bahan satu ini dibuat dari kulit bison, dan sering menjadi bahan kulit yang memiliki teksture unik dan berpola. Grain-nya lebih terlihat dan kasar. Kangaroo Leather : Bahan kulit dari kanguru, beratnya lebih ringan dari kulit sapi atau kambing. Merupakan tipe kulit yang paling kuat. Exotic Leather: Pada dasarnya ada 4 tipe untuk jenis material ini. Ada spesies buaya, spesies ular, spesies lizard, dan spesies lainnya seperti kulit ocelot, jaguar, dan juga termasuk ostrich. Ada juga Crocodile leather, Snake Skin, Lizard Skin, Ostrich Leather, Gran Leather, Paten Leather.